Posting ini hanya sekedar berbagi sedikit apa yang saya mengerti tentang RUN di windows,
pada Klik Start ada tulisan yang namanya Run atau bisa juga control
tekan bersamaan melalui keyboard logo jendela win + R, maka akan muncul
jendela run pada pojok start, Sebenarnya disetiap windows sudah ada kode
yang mungkin kita belum sepenuhnya mengetahui dengan seksama. Biasanya
kita sering untuk mencari suatu file atau folder tertentu yang terdapat
pada suatu kode alamat tool options di dalam run komputer itu sendiri
sudah di setup oleh windows.
contohnya seperti yang sering di lihat dxdiag, regedit, cmd atau juga gpedit.msc.
bahkan kode diatas adalah contoh kode yang akan diperintahkan ke
suatu tempat atau jendela baru yang sudah di setup oleh windows begitu
juga
contoh sederhana ketik titik ( . ), Titik ( .. ), Titik (…)
Selain beberapa perintah diatas tadi, ada banyak
sekali perintah Run pada Windows. Berikut beberapa daftar perintah Run
pada Windows beserta fungsinya yang bisa gunakan untuk membuka
program secara cepat:
Accessibility Controls access.cpl
Add Hardware Wizard hdwwiz.cpl
Add/Remove Programs appwiz.cpl
Administrative Tools control admintools
Automatic Updates wuaucpl.cpl
Bluetooth Transfer Wizard fsquirt
Calculator calc
Certificate Manager certmgr.msc
Character Map charmap
Check Disk Utility chkdsk
Clipboard Viewer clipbrd
Command Prompt cmd
Component Services dcomcnfg
Computer Management compmgmt.msc
Date and Time Properties timedate.cpl
DDE Shares ddeshare
Device Manager devmgmt.msc
Direct X Control Panel (If Installed)* directx.cpl
Direct X Troubleshooter dxdiag
Disk Cleanup Utility cleanmgr
Disk Defragment dfrg.msc
Disk Management diskmgmt.msc
Disk Partition Manager diskpart
Display Properties control desktop
Display Properties desk.cpl
Display Properties (w/Appearance Tab Preselected) control color
Dr. Watson System Troubleshooting Utility drwtsn32
Driver Verifier Utility verifier
Event Viewer eventvwr.msc
File Signature Verification Tool sigverif
Findfast findfast.cpl
Folders Properties control folders
Fonts control fonts
Fonts Folder fonts
Free Cell Card Game freecell
Game Controllers joy.cpl
Group Policy Editor (XP Prof) gpedit.msc
Hearts Card Game mshearts
Iexpress Wizard iexpress
Indexing Service ciadv.msc
Internet Properties inetcpl.cpl
IP Configuration (Display Connection Configuration) ipconfig /all
IP Configuration (Display DNS Cache Contents) ipconfig /displaydns
IP Configuration (Delete DNS Cache Contents) ipconfig /flushdns
IP Configuration (Release All Connections) ipconfig /release
IP Configuration (Renew All Connections) ipconfig /renew
IP Configuration (Refreshes DHCP & Re-Registers DNS) ipconfig /registerdns
IP Configuration (Display DHCP Class ID) ipconfig /showclassid
IP Configuration (Modifies DHCP Class ID) ipconfig /setclassid
Java Control Panel (If Installed) jpicpl32.cpl
Java Control Panel (If Installed) javaws
Keyboard Properties control keyboard
Local Security Settings secpol.msc
Local Users and Groups lusrmgr.msc
Logs You Out Of Windows logoff
Microsoft Chat winchat
Minesweeper Game winmine
Mouse Properties control mouse
Mouse Properties main.cpl
Network Connections control netconnections
Network Connections ncpa.cpl
Network Setup Wizard netsetup.cpl
Notepad notepad Nview
Desktop Manager (If Installed) nvtuicpl.cpl
Object Packager packager
ODBC Data Source Administrator odbccp32.cpl
On Screen Keyboard osk
Opens AC3 Filter (If Installed) ac3filter.cpl
Password Properties password.cpl
Performance Monitor perfmon.msc
Performance Monitor perfmon
Phone and Modem Options telephon.cpl
Power Configuration powercfg.cpl
Printers and Faxes control printers
Printers Folder printers
Private Character Editor eudcedit
Quicktime (If Installed) QuickTime.cpl
Regional Settings intl.cpl
Registry Editor regedit
Registry Editor regedit32
Remote Desktop mstsc
Removable Storage ntmsmgr.msc
Removable Storage Operator Requests ntmsoprq.msc
Resultant Set of Policy (XP Prof) rsop.msc
Scanners and Cameras sticpl.cpl
Scheduled Tasks control schedtasks
Security Center wscui.cpl
Services services.msc
Shared Folders fsmgmt.msc
Shuts Down Windows shutdown
Sounds and Audio mmsys.cpl
Spider Solitare Card Game spider
SQL Client Configuration cliconfg
System Configuration Editor sysedit
System Configuration Utility msconfig
System File Checker Utility (Scan Immediately) sfc /scannow
System File Checker Utility (Scan Once At Next Boot) sfc /scanonce
System File Checker Utility (Scan On Every Boot) sfc /scanboot
System File Checker Utility (Return to Default Setting) sfc /revert
System File Checker Utility (Purge File Cache) sfc /purgecache
System File Checker Utility (Set Cache Size to size x) sfc /cachesize=x
System Properties sysdm.cpl
Task Manager taskmgr
Telnet Client telnet
User Account Management
nusrmgr.cpl
Utility Manager utilman
Windows Firewall firewall.cpl
Windows Magnifier magnify
Windows Management Infrastructure wmimgmt.msc
Windows System Security Tool syskey
Windows Update Launches wupdmgr
Windows XP Tour Wizard tourstart
Wordpad writ
Sabtu, 05 Januari 2013
Sabtu, 15 Desember 2012
Database
Database
Data ialah bagian penting dari pemrograman, hingga bahasa pemrograman menyediakan fungsi untuk mengakses database.
Standart utama untuk bahasa database adalah stuctured query language (SQL). Banyak Relational Database Management system (RDBMS) yang tersedia. Hampir semua software database mengenal atau mengerti SQL. Jadi, perintah SQL pada semua software database hampir sama.
Terdapat 3 (tiga) jenis perintah SQL, yaitu :
1. DDL atau Data Definition Language
DDL merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan pendefinisian suatu struktur database, dalam hal ini database dan table. Beberapa perintah dasar
yang termasuk DDL ini antara lain :
DML merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan manipulasi atau pengolahan data atau record dalam table. Perintah SQL yang termasuk dalam
DML antara lain :
DCL merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan manipulasi user dan hak akses (priviledges). Perintah SQL yang termasuk dalam DCL antara lain :
Data ialah bagian penting dari pemrograman, hingga bahasa pemrograman menyediakan fungsi untuk mengakses database.
Standart utama untuk bahasa database adalah stuctured query language (SQL). Banyak Relational Database Management system (RDBMS) yang tersedia. Hampir semua software database mengenal atau mengerti SQL. Jadi, perintah SQL pada semua software database hampir sama.
Terdapat 3 (tiga) jenis perintah SQL, yaitu :
1. DDL atau Data Definition Language
DDL merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan pendefinisian suatu struktur database, dalam hal ini database dan table. Beberapa perintah dasar
yang termasuk DDL ini antara lain :
- CREATE
- ALTER
- RENAME
- DROP
DML merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan manipulasi atau pengolahan data atau record dalam table. Perintah SQL yang termasuk dalam
DML antara lain :
- SELECT
- INSERT
- UPDATE
- DELETE
DCL merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan manipulasi user dan hak akses (priviledges). Perintah SQL yang termasuk dalam DCL antara lain :
- GRANT
- REVOKE
jenis jenis data
Jenis-Jenis
Data
·
Jenis Data Menurut Cara
Memperolehnya :
Data
Primer
Data
primer adalah secara langsung diambil dari objek / obyek penelitian oleh
peneliti perorangan maupun organisasi. Contoh : Mewawancarai langsung penonton
bioskop 21 untuk meneliti preferensi konsumen bioskop.
Data
Sekunder
Data
sekunder adalah data yang didapat tidak secara langsung dari objek penelitian.
Peneliti mendapatkan data yang sudah jadi yang dikumpulkan oleh pihak lain
dengan berbagai cara atau metode baik secara komersial maupun non komersial.
Contohnya adalah pada peneliti yang menggunakan data statistik hasil riset dari
surat kabar atau majalah.
·
Macam-Macam Data Berdasarkan Sumber
Data :
Data Internal
Data internal adalah data yang menggambarkan situasi dan kondisi pada
suatu organisasi secara internal. Misal : data keuangan, data pegawai, data
produksi, dsb.
Data
Eksternal
Data
eksternal adalah data yang menggambarkan situasi serta kondisi yang ada di
luarorganisasi. Contohnya adalah data jumlah penggunaan sua tu produk pada
konsumen, tingkat preferensi pelanggan, persebaran penduduk, dan lain
sebagainya.
·
Jenis-jenis Data Menurut Waktu
Pengumpulannya :
Data Cross Section
Data cross-section adalah data yang
menunjukkan titik waktu tertentu. Contohnya laporan keuangan per 31 desember
2006, data pelanggan PT. Angin Ribut bulan mei 2004, dan lain sebagainya.
Data Time
Series / Berkala
Data
berkala adalah data yang datanya menggambarkan sesuatu dari waktu ke waktu atau
periode secara historis. Contoh data time series adalah data perkembangan nilai
tukar dollar amerika terhadap euro eropa dari tahun 2004 sampai 2006, jumlah
pengikut jamaah nurdin m. top dan doktor azahari dari bulan ke bulan, dll.
· Data dengan Variabel
bebas dan variabel terikat :
Variabel
bebas adalah data unit atau ukuran yang diubah dalam suatu pengamatan. Dalam
hubungan sebab-akibat, variable terikat berperan sebagai sebab sementara
variable bebas adalah akibat.
Data
dengan variabel terikat adalah data unit atau ukuran yang berubah sesuai dengan
berubahnya variable lain. Variabel terikat menjadi hal yang diperhatikan dalam
suatu pengamatan.
·
Data Berkala
Data berkala adalah data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu untuk menggambarkan suatu perkembangan atau kecenderungan keadaan/peristiwa/kegiatan. Biasanya jarak dari waktu ke waktu sama. Data berkala disebut juga time series data. Dengan analisis data berkala kita dapat mengetahui perkembangan satu atau beberapa keadaan serta hubungan atau pengaruhnya terhadap keadaan lain.
Gerakan-gerakan khas data berkala dapat digolongkan menjadi empat kelompok utama, yang sering disebut komponen-komponen data berkala, yaitu :
1. Gerakan
trend jangka panjang (T) adalah suatu garis halus atau kurva yang menunjukkan
suatu kecenderungan umum dari suatu data berkala. Kecenderungan tersebut
arahnya bisa naik bisa juga turun.
2. Gerakan siklis (C) adalah gerakan naik-turun di sekitar garis trend jangka panjang. Atau bisa juga dikatakan suatu gerakan sekitar rata-rata nilai data berkala, di atas atau di bawah garis trend dalam jangka panjang.
2. Gerakan siklis (C) adalah gerakan naik-turun di sekitar garis trend jangka panjang. Atau bisa juga dikatakan suatu gerakan sekitar rata-rata nilai data berkala, di atas atau di bawah garis trend dalam jangka panjang.
3. Gerakan
variasi musim (S) adalah gerakan yang mempunyai pola-pola tetap atau identik
dari waktu ke waktu dengan jangka waktu yang kurang dari satu tahun.
4. Gerakan
yang tak teratur atau gerakan yang acak (I) adalah gerakan dengan pola tidak
teratur dan tidak dapat diperkirakan yang terjadi dalam waktu singkat.
Contoh
data berkala adalah sebagai berikut :
ΓΌ pertumbuhan
ekonomi per tahun dari tahun 1995 sampai tahun 2000.
ΓΌ jumlah
produksi minyak per bulan
ΓΌ indeks
harga saham per hari
ΓΌ jumlah
keuntungan perusahaan tiap tahun.
Persamaan klasik mengasumsikan bahwa data berkala Y merupakan hasil perkalian dari komponen-komponen, T, C, S dan I yaitu : Y = T x C x S x I
Ada juga statistikawan yang mengasumsikan bahwa data berkala Y = T + C + S + I
Bentuk
Umum Persamaan Trend Linear
Y = a + bX
Y = a + bX
Y = nilai trend pada periode tertentu (variabel tak bebas)
X = periode waktu (variabel bebas)
a = intersep dari persamaan trend
b = koefisien kemiringan atau gradien dari persamaan trend yang menunjukkan besarnya Y bila terjadi perubahan pada X.
Ada empat cara untuk menentukan persamaan trend linear, yaitu :
a) Metode bebas
b) Metode setengah rata-rata
c) Metode rata-rata bergerak
d) Metode kuadrat terkecil
a) Metode Bebas merupakan cara yang paling sederhana dan mudah untuk menentukan trend dari data berkala.
Langkah-langkah yang diperlukan :
1. Buatlah sumbu datar X dan sumbu tegak Y dalam sistem koordinat Cartesius.
2. Buatlah diagram pencar (scatter diagram) dari pasangan titik (X,Y) yang menyatakan kaitan antara waktu dan nilai data berkala.
3. Tariklah garis linear yang arahnya mengikuti arah penyebaran nilai-nilai data berkala.
4. Pilihlah dua titik sembarang untuk menentukan persamaan trend linear, misalnya (X1,Y1) dan (X2, Y2)
5. Pilih salah satu periode waktu data berkala sebagai titik asal (X=0)
6. Masukkanlah atau subtitusikanlah nilai-nilai X dan Y dari dua titik yang telah dipilih pada rumus persamaan umum trend linear.
7. Selanjutnya tentukanlah nilai-nilai trend dengan memakai persamaan yang telah diperoleh tersebut.
b) Metode setengah rata-rata
Dilakukan dengan tahap berikut :
1. Bagilah data berkala menjadi dua kelompok yang sama banyak, katakanlah kelompok 1 dan kelompok 2.
2. Tentukanlah rata-rata hitung masing-masing kelompok.
3. Tentukanlah dua titik, yaitu (X1, Y1) dan (X2, Y2) dimana absis X1 dan X2 ditentukan dari periode waktu data berkala.
4. Tentukanlah nilai a dan b dengan mensubtitusikan nilai-nilai X dan Y dari dua titik tersebut pada persamaan trend Y = a + bX.
c) Metode rata-rata bergerak
Salah satu manfaat penting dari rata-rata bergerak adalah untuk mengurangi variasi dari data berkala aslinya. Dengan mengurangi variasi tersebut , maka rata-rata bergerak dapat menghilangkan fluktuasi-fluktuasi yang tidak diinginkan.
Misalnya : a, b, c, d, e, e, f, g.
Maka, rumusnya
Y1= (a+b+c)/n
Y2= (b+c+d)/n
Cat :
Nilai n untuk tiap perhitungan Y tergantung jumlah yang diperhitungkan, sedangkan setiap Y + 1 , maka akan bergeser ke data disebelah kanan.
d) Metode Kuadrat Terkecil
Antara nilai – nilai data berkala Y1 ,Y2, Y3, …, Yn dengan nilai – nilai trend Y^1, Y^2, Y^3,.., Y^n, yang diperoleh dari persamaan trend linear mempunyai eror sebesar
ei=Yi-Y^i dari semua titik adalah ∑ei . Maka akan berlaku rumus :
a=(∑Y)/n dan b=(∑XY)/(∑X^2 )
dimana, ∑X=0
X adalah variabel waktu dari data berkala dan Y adalah nilai-nilai data berkala.
X = periode waktu (variabel bebas)
a = intersep dari persamaan trend
b = koefisien kemiringan atau gradien dari persamaan trend yang menunjukkan besarnya Y bila terjadi perubahan pada X.
Ada empat cara untuk menentukan persamaan trend linear, yaitu :
a) Metode bebas
b) Metode setengah rata-rata
c) Metode rata-rata bergerak
d) Metode kuadrat terkecil
a) Metode Bebas merupakan cara yang paling sederhana dan mudah untuk menentukan trend dari data berkala.
Langkah-langkah yang diperlukan :
1. Buatlah sumbu datar X dan sumbu tegak Y dalam sistem koordinat Cartesius.
2. Buatlah diagram pencar (scatter diagram) dari pasangan titik (X,Y) yang menyatakan kaitan antara waktu dan nilai data berkala.
3. Tariklah garis linear yang arahnya mengikuti arah penyebaran nilai-nilai data berkala.
4. Pilihlah dua titik sembarang untuk menentukan persamaan trend linear, misalnya (X1,Y1) dan (X2, Y2)
5. Pilih salah satu periode waktu data berkala sebagai titik asal (X=0)
6. Masukkanlah atau subtitusikanlah nilai-nilai X dan Y dari dua titik yang telah dipilih pada rumus persamaan umum trend linear.
7. Selanjutnya tentukanlah nilai-nilai trend dengan memakai persamaan yang telah diperoleh tersebut.
b) Metode setengah rata-rata
Dilakukan dengan tahap berikut :
1. Bagilah data berkala menjadi dua kelompok yang sama banyak, katakanlah kelompok 1 dan kelompok 2.
2. Tentukanlah rata-rata hitung masing-masing kelompok.
3. Tentukanlah dua titik, yaitu (X1, Y1) dan (X2, Y2) dimana absis X1 dan X2 ditentukan dari periode waktu data berkala.
4. Tentukanlah nilai a dan b dengan mensubtitusikan nilai-nilai X dan Y dari dua titik tersebut pada persamaan trend Y = a + bX.
c) Metode rata-rata bergerak
Salah satu manfaat penting dari rata-rata bergerak adalah untuk mengurangi variasi dari data berkala aslinya. Dengan mengurangi variasi tersebut , maka rata-rata bergerak dapat menghilangkan fluktuasi-fluktuasi yang tidak diinginkan.
Misalnya : a, b, c, d, e, e, f, g.
Maka, rumusnya
Y1= (a+b+c)/n
Y2= (b+c+d)/n
Cat :
Nilai n untuk tiap perhitungan Y tergantung jumlah yang diperhitungkan, sedangkan setiap Y + 1 , maka akan bergeser ke data disebelah kanan.
d) Metode Kuadrat Terkecil
Antara nilai – nilai data berkala Y1 ,Y2, Y3, …, Yn dengan nilai – nilai trend Y^1, Y^2, Y^3,.., Y^n, yang diperoleh dari persamaan trend linear mempunyai eror sebesar
ei=Yi-Y^i dari semua titik adalah ∑ei . Maka akan berlaku rumus :
a=(∑Y)/n dan b=(∑XY)/(∑X^2 )
dimana, ∑X=0
X adalah variabel waktu dari data berkala dan Y adalah nilai-nilai data berkala.
Senin, 26 Desember 2011
Langkah-langkah Menginstal Linux Debian
1. Nyalakan komputer dan masukkan CD installer sistem operasi Linux Debian.
2. Ubah first boot device pada BIOS menjadi CD-ROM.
3. Tekan enter untuk masuk ke boot Debian.
2. Ubah first boot device pada BIOS menjadi CD-ROM.
3. Tekan enter untuk masuk ke boot Debian.
4. Lalu pilih bahasa yang akan digunakan, kita pilih yang Indonesia, lalu enter.
5. Selanjutnya muncul pilih layout keyboard, kita pilih yang Inggris Amerika, lalu enter.
6. Setelah itu tunggu proses deteksi hardware untuk penggerak CD-ROM.
7. Selanjutnya muncul deteksi hardware jaringan, kita pilih yang tanpa kartu Ethernet, lalu enter.
8. Setelah itu akan muncul mengkonfigurasi jaringan, lalu pilih teruskan,kemudian pilih untuk melanjutkan proses instalasi.
9. Setelah itu isi nama host untuk sistem ini, contohnya latief, lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.
10. Setelah itu tunggu proses untuk memulai program pemartisi harddisk.
11. Selanjutnya muncul partisi harddisk, kita pilih terpadu gunakan seluruh harddisk, lalu enter.
13. Muncul pola partisi, pilih yang pertama, lalu enter.
14. Setelah itu muncul panduan tentang proses partisi pilih yang kedua, lalu enter untuk melanjutkan.
15. Selanjutnya tuliskan perubahan yang terjadi pada harddisk, kita pilih ya, lalu enter untuk melanjutkan.
16. Setelah itu muncul mengkonfigurasi zona waktu, pilih zona waktu yang sesuai dengan zona waktu anda, lalu enter untuk melanjutkan.
17. Selanjutnya membuat password untuk root, kita tulis sesuai yang kita inginkan, lalu pilih teruskan, lalu tekan enter untuk melanjutkan.
18. Selanjutnya tulis ulang kembali password yang barusan anda buat untuk mengkonfirmasi kebenaran password tersebut, lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.
19. Setelah itu tulis nama lengkap dari pengguna, contohnya latief lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.
20. Selanjutnya tulis nama untuk akun anda, contohnya latief lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.
21. Setelah itu masukan password untuk pengguna baru, lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.
22. Lalu masukan kembali password untuk mengkonfrmasi kebenaran password, lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.
23. Setelah itu tunggu proses memasang sistem dasar.
24. Setelah itu muncul jendela gunakan suatu jaringan cermin, kita pilih tidak, lalu enter untuk melanjutkan.
25. Setelah itu muncul jendela seperti gambar di bawah ini, kita pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.
26. Setelah itu tunggu proses memilih dan memasang perangkat lunak.
27. Setelah itu muncul survey penggunaan paket debian, kita pilih ya, lalu enter untuk melanjutkan.
28. Selanjutnya memilih perangkat lunak yang akan diinstall (sudah tertera), kita pilih teruskan, lalu enter untuk melanjutkan.
29. Selanjutnya memilih resolusi gambar (sudah tertera), kita pilih teruskan, lalu enter untuk melanjutkan.
30. Selanjutnya tunggu proses memasang boot loader GRUB.
31. Selanjutnya memasang boot loader GRUB, kita pilih ya, lalu enter untuk melanjutkan.
32. Setelah itu instalasi selesai, kita pilih teruskan, lalu enter untuk melanjutkan.
33. Setelah proses instalasi selesai, nanti akan muncul tampilan nama pengguna, lalu kita masukan nama pengguna seperti yang kita buat pada saat proses instalasi (latief), lalu enter untuk melanjutkan.
34. Selanjutnya kita akan diminta untuk memasukan password, kita masukan password sesuai yang kita buat pada saat proses instalasi, lalu enter untuk melanjutkan.
35. Setelah proses instalasi yang begitu lama akhirnya instalasi Debian selesai juga dan Debian siap digunakan oleh anda.
Selamat mencoba! 
Sabtu, 22 Oktober 2011
CPU (Central Processing Unit)
CPU (Central Processing Unit) - otherwise known as a processor - is an electronic circuit that can execute computer programs. Both the miniaturization and standardization of CPUs have increased their presence far beyond the limited application of dedicated computing machines. Modern microprocessors appear in everything from automobiles to mobile phones.
The clock rate is one of the main characteristics of the CPU when performance is concerned. Clock rate is the fundamental rate in cycles per second (measured in hertz, kilohertz, megahertz or gigahertz) for the frequency of the clock in any synchronous circuit. A single clock cycle (typically shorter than a nanosecond in modern non-embedded microprocessors) toggles between a logical zero and a logical one state.
With any particular CPU, replacing the crystal with another crystal that oscillates with twice the frequency will generally make the CPU run with twice the performance. It will also make the CPU produce roughly twice the amount of waste heat.
Engineers are working hard to push the boundaries of the current architectures and are constantly searching for new ways to design CPUs that tick a little quicker or use slightly less energy per clock. This produces new cooler CPUs that can run at higher clock rates.
Scientists also continue to search for new designs that allow CPUs to run at the same or at a lower clock rate as older CPUs, but which get more instructions completed per clock cycle.
The clock rate of a processor is only useful for providing comparisons between computer chips in the same processor family and generation.
Clock rates can be very misleading since the amount of work different computer chips can do in one cycle varies. Clock rates should not be used when comparing different computers or different processor families. Rather, some kind of software benchmarks should be used.
Mobile phone usage
All mobile phones run on the so-called embedded chipsets, which are designed to perform one or a few dedicated functions, often with real-time computing constraints. They are embedded as part of the complete device including hardware and mechanical parts.
The ever popular smartphones are equipped with more advanced embedded chipsets that can do many different tasks depending on their programming.
Thus their CPU performance is vital for the daily user experience and people tend to use the clock rate of the main CPU that's in the heart of the chipset to compare the performance of competing end products. But as we already pointed out, the clock rate of a processor is only useful for providing performance comparisons between computer chips in the same processor family and generation.
The clock rate is one of the main characteristics of the CPU when performance is concerned. Clock rate is the fundamental rate in cycles per second (measured in hertz, kilohertz, megahertz or gigahertz) for the frequency of the clock in any synchronous circuit. A single clock cycle (typically shorter than a nanosecond in modern non-embedded microprocessors) toggles between a logical zero and a logical one state.
With any particular CPU, replacing the crystal with another crystal that oscillates with twice the frequency will generally make the CPU run with twice the performance. It will also make the CPU produce roughly twice the amount of waste heat.
Engineers are working hard to push the boundaries of the current architectures and are constantly searching for new ways to design CPUs that tick a little quicker or use slightly less energy per clock. This produces new cooler CPUs that can run at higher clock rates.
Scientists also continue to search for new designs that allow CPUs to run at the same or at a lower clock rate as older CPUs, but which get more instructions completed per clock cycle.
The clock rate of a processor is only useful for providing comparisons between computer chips in the same processor family and generation.
Clock rates can be very misleading since the amount of work different computer chips can do in one cycle varies. Clock rates should not be used when comparing different computers or different processor families. Rather, some kind of software benchmarks should be used.
Mobile phone usage
All mobile phones run on the so-called embedded chipsets, which are designed to perform one or a few dedicated functions, often with real-time computing constraints. They are embedded as part of the complete device including hardware and mechanical parts.
The ever popular smartphones are equipped with more advanced embedded chipsets that can do many different tasks depending on their programming.
Thus their CPU performance is vital for the daily user experience and people tend to use the clock rate of the main CPU that's in the heart of the chipset to compare the performance of competing end products. But as we already pointed out, the clock rate of a processor is only useful for providing performance comparisons between computer chips in the same processor family and generation.
WIDGET
Sebuah widget adalah sesuatu yang dapat dimasukkan dalam halaman HTML, yaitu sebuah halaman web. J widget menambahkan beberapa konten ke halaman yang tidak statis. Widget yang umumnya berasal dari pihak ketiga, walaupun mereka bisa membuat rumah. Widgets juga dikenal sebagai modul, potongan, dan plug-in.
Yang pertama luas sindikasi web widget, Trivia Blitz, telah diperkenalkan pada tahun 1997. It was a java applet permainan yang ditawarkan oleh Uproar.com yang terdapat pada situs 15.200 per 31 Desember 1998 dan 36.100 situs per 31 Desember 1999. It virally menyebar melalui “menambahkan permainan ini ke situs Web Anda” tombol. Situs yang membawa permainan mulai dari geocities dan tripod ke halaman pribadi dan CNN Tower Records. Kecamuk dibayar situs rujukan biaya bagi pengguna baru yang mendaftar melalui widget. Ketika Uproar.com telah diakuisisi oleh Vivendi Universal pada tahun 2001, widget telah dihentikan.
Widgets sekarang biasa dan digunakan oleh blogger, pengguna jaringan sosial, situs lelang dan pemilik situs web pribadi. Mereka ada di halaman muka situs seperti iGoogle, Netvibes, atau Pageflakes. Browser berbasis peralatan untuk membuat dan hosting widget termasuk Microsoft Popfly, Widgetbox, dan zembly.
Widgets distribusi platform seperti Clearspring dan Gigya sekarang digunakan untuk bibit dan mendistribusikan widget sebagai media yang kaya Advertisement unit. Media hiburan dan perusahaan semakin menggunakan widget Iklan untuk menjalankan kampanye. Widget yang digunakan sebagai metode distribusi jaringan iklan seperti Google ’s AdSense, oleh media situs seperti Flickr, dengan situs video seperti YouTube dan ratusan organisasi lainnya.
Access point
ACCESS POINT
Access point
In computer networking, a wireless access point (WAP or AP) is a device that allows wireless communication devices to connect to a wireless network using Wi-Fi, Bluetooth or related standards. The WAP usually connects to a wired network, and can relay data between the wireless devices (such as computers or printers) and wired devices on the network.
Langganan:
Postingan (Atom)
